monitoring hilal. (ilustrasi gambar: news24xx.com)

LFNU Balikpapan: 1 Dzulhijjah 1439 H Jatuh pada Senin 13 Agustus 2018

Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kota Balikpapan merilis data hisab awal bulan Dzulhijjah bahwa 1 Dzulhijjah 1439 H jatuh pada Senin, 13 Agustus 2018 M.

Data hisab dari LFNU Balikpapan yang mengambil markaz observasi Menara Amerilis Pertamina Balikpapan menunjukkan bahwa Ijtima’ terjadi pada Sabtu, 11 Agustus 2018 pukul 17: 57:44,96 WITA , sementara matahari terbenam pukul 18:21:47,75 WITA. Tinggi matahari saat terbenam adalah -1° 15’ 47,1”. Posisi hilal masih berada di bawah ufuk saat matahari terbenam, dengan ketinggian hilal mar’i -0° 25’ 29,19”, sehingga bulan Dzulqa’dah genap 30 hari.

Menurut Ketua LFNU Balikpapan Ibnu Sina, SHI, S.Pd, awal bulan Dzulhijjah tahun ini tidak ada perbedaan.

“Insyaallah tidak ada perbedaan”, jelas Ibnu Sina saat menyampaikan rilis data hisab awal bulan Dzulhijjah 1439 H.

Pernyataan itu dijabarkan dalam data analisis dari berbagai kriteria penetapan awal bulan. Berdasarkan Teori Visibilitas Hilal yang menyatakan bahwa hilal hanya mungkin bisa dirukyat jika jarak sudut Bulan dan Matahari minimal 6,4° (ekstrapolasi terhadap limit Danjon 7° dengan menggunakan alat optik), maka hasil perhitungan menunjukkan bahwa syarat dalam kriteria ini tidak terpenuhi, dengan demikian istikmal dan 1 Dzulhijjah jatuh pada hari Senin, 13 Agustus 2018.

Demikian juga dengan kriteria Imkanur Rukyat Mabims yang menyatakan bahwa ketika matahari terbenam, ketinggian bulan di atas horison tidak kurang dari 2° dan umur bulan tidak kurang dari 8 jam selepas ijtima’ berlaku. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa syarat kriteria Imkanur Rukyah juga tidak terpenuhi, dengan demikian, laporan atau klaim rukyah pada hari Sabtu, 11 Agustus 2018 dapat dipastikan ditolak sehingga awal Dzulhijjah 1439 H akan ditetapkan jatuh pada hari Senin, 13 Agustus 2018.

Hasil perhitungan LFNU Balikpapan juga menunjukkan bahwa bulan terbenam lebih dulu daripada matahari, sehingga tidak memenuhi kriteria Wujudul Hilal yang dipakai oleh ormas Islam seperti Muhammadiyah yang menyatakan bahwa “Jika setelah terjadi ijtima’, bulan terbenam setelah terbenamnya matahari maka malam itu ditetapkan sebagai awal bulan Hijriyah tanpa melihat berapapun sudut ketinggian bulan saat matahari terbenam”.

Jatuhnya awal bulan Dzulhijjah 1439 H pada Senin, 13 Agustus 2018 M sekaligus menunjukkan bahwa 10 Dzulhijjah 1439 H atau Idul Adlha 1439 H jatuh pada 22 Agustus 2018 M.

“Namun untuk penetapan resminya, menunggu hasil rukyah dan keputusan Pemerintah melalui Kementerian Agama”, tutur Ibnu Sina.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

x

Check Also

LFNU Balikpapan Ikuti Kegiatan Rukyatul Hilal Awal Dzulhijjah Tim Kemenag

LFNU Kota Balikpapan mengikuti kegiatan pemantauan bulan baru awal Dzulhijjah 1439 Hijriyah bersama Tim Rukyatul ...